Berpose dengan 100 Doraemon di Ancol

image

“Di, itu gimana ngedit nya? ” |” Dian, itu pake aplikasi apa? “. Kiranya begitu lah beberapa komen teman-teman begitu aku upload sebuah foto dimana tampak aku lagi keluar dari laci meja belajar Nobita. Itu bukanlah hasil editan. Karena foto lucu itu diambil ketika aku ke pameran Doraemon yang tengah berlangsung di Ancol.

image

Sabtu, 10 Januari 2015 kmaren akhirnya aku dan mas Met berserta rombongan sirkus yang terdiri dari Bunga, Fahmi, dan si mungil Athra bermain ke utara Jakarta demi bertemu dengan Doraemon dan teman-temannya.

Dari pagi peralatan narsis seperti tongsis dan tomsis udah aku siapin buat bernarsis ria dengan keluarga Doraemon. Tapi akhirnya kamera justru ketinggalan dan terpaksa cuma ngandelin kamera hp. 😂😂😂

image

Jujur aja, untuk masuk ke pameran Doraemon yang berjudul “Doraemon 100 Secret Gadget Expo” ini ga bisa dibilang murah. Dikenakan biaya Rp 90.000 untuk dewasa dan Rp 55.000 untuk anak-anak berusia 5-12 tahun. Harga yang tercantum itu blom termasuk pajak yaaaaa. Tapi buat para pemegang kartu BCA silahkan manfaatkan fasilitas diskon 20% yang ditawarkan. Lumayan lah ya….

image

Menuju pintu masuk kita akan disuguhi dagangan aneka merchandise Doraemon. Kemudian setelah tiket masuk di scan, kita akan disambut pintu masuknya yang berbentuk 2 bulatan angka Nol.

image

image

Pameran ini dibagi menjadi beberapa bagian. Pada bagian pertama kita akan diperlihatkan sejarah awal kenapa Doraemon berwarna biru dan ga punya telinga. Buat penggemar Doraemon pasti udah hafal dengan kisah ini, dimana tadinya Doraemon itu berwarna kuning dan memiliki telinga layaknya kucing. Sampai suatu hari ketika lagi tidur siang, telinga Doraemon digigit tikus. Doraemon nangis ga berhenti sampai tubuhnya berubah jadi biru.

image

Dari sejarah Doraemon kami pun diajak masuk ke lorong waktu…..
image

Keluar dari lorong waktu kami akan disambut oleh 100 patung Doraemon dengan segala alat-alat ajaib nya. Yup, inilah yang bikin tiket pameran ini ga ramah dengan dompet, karena patung-patungnya asli didatangkan dari Jepang.

image
image
image
image

Dan ini adalah alat favorite aku ketika SD. Roti Penghafal!!! Tinggal taro roti di buku pelajaran, kemudian tinggal di makan deh. Pelajaran yang dikopi bakal langsung nempel di kepala kita. Hihihi Bilang aja males belajar yaaa…..

image

Selesai dengan 100 patung Doraemon, pameran ini masih blom selesai. Selanjutnya kita akan melihat potongan dari cerita-cerita Doraemon. Mulai dari pernikahan Nobita dan Shizuka. Happy wedding Nobita-Shizuka 😆

image
image

Kemudian ada setting cerita lainnya. Yang paling favorite dijadikan tempat foto adalah “keluar dari lorong waktu” alias muncul dari laci meja belajar nya Nobita. Ga bawa kamera? Ga pa-pa. Ada juru foto yang siap mengabadikan foto kita. Asal rela membayar Rp 80.000 untuk biaya cetak nya.

image

image

Beruntung nya aku punya fotografer pribadi. Akhirnya tongsis pun lebih sering masuk tas dan difotoin sama pak suami tersayang. Muaaachhhhh…. Ma’kasih mas Met sayang.

Di bagian akhir kembali dipertemuka dengan aneka merchandise Doraemon. Yukkk monggo dipilih yang berminat.

image

Buat penggemar Doraemon yang belum sempet ke sini, ga usah khawatir. Pameran ini berlangsung selama 100 hari, dari 28 November 2014 sampai 8 Maret 2015 di Ancol Beach City Mall.

image

Salam baling-baling bambu

2 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s