Naik Bandros #jaditurisdikotakelahiran

image

Waktu mau berangkat ke Bandung, yang paling bikin semangat adalah rencana mau naik Bandros. Apa itu Bandros?  Bukan minuman hangat dari tanah Parahyangan, tapi bus pariwisata Bandung.

Udah agak lama tahu akan kehadiran Bandros ini.  Tapi baru tahu kalo Bandros udah beroperasi.  Dari hari Senin udah sempet browsing informasi dasar mengenai Bandros ini,  kaya darimana naik nya.  Katanya kita bisa naik dari Taman Kandaga Puspa yang terletak di belakang Gedung Sate. Rutenya  sendiri dari taman cilaki –  Supratman –  Diponegoro –  Gedung Sate –  Pasupati –  Cihampelas –  Cipaganti –  Wastu Kencana –  Medeka –  Aceh –  Banda –  Martadinata –  taman Cilaki kembali.  Untuk tiket nya sendiri dikenakan biaya donasi sebesar Rp 10.000.

Rencananya mau naik Bandros setelah rapat. Seorang diri bergaya jadi turis di kampung halaman. Gaya yaaa…. Eh rupanya ada beberapa sepupu yang bermibat ikut.  Mereka yang sehari-hari di Bandung aja ga tau Bandros itu apa.

Saat mau menuju ke taman Puspa Kandaga penampakan si Bandros terlihat, pas lagi melewati jalan Merdeka.  Makin ga  sabarlah rasanya pengen cepat-cepat naik Bandros. Tapi ternyata ga mudah menemukan taman Kandaga Puspa itu. Cuma tahu lokasi nya di belakang Gedung Sate. Tapi yang mana persisnya we have no idea. Bahkan ketika nanya security di Gedung Sate pun pada bingung, ditanya “Kalau mau naik Bandros dari mana” mereka pun masih ga tau sampai akhirnya ada satu orang bisa jelasin. Alhamdulillah. Jadi Taman Kandaga Puspa itu terletak di tengah-tengah Taman Cilaki dan Taman Lansia. Patokan gampangnya ke Taman Cilaki aja, lebih banyak orang tahu soal Taman Cilaki.

Sekitar jam 2 akhirnya kami tiba di Taman Kandaga Puspa. Cari-cari yang jual tiket, ternyata yang jam 2 udah penuh, tinggal yang jam 3. It’s ok. Oh iya Bus Bandros ini beroperasi dari jam 10.00-17.00 dan rata-rata 1 rute nya sekitar 1 jam.

image

Sambil nunggu jadwal naik bus kami, kami mencari tempat makan siang, yang deket aja, Pasar Cisangkuy. Sambil berdoa ga ujan, karena langit mulai gelap. Dan bener aja, ujan deres. Waduhhh gimana naik Bandros nya, gimana jalan kaki balik ke Taman Kandaga Puspa nya. Kejadian lagi deh mau jadi turis tapi kejebak ujan deres.

Alhamdulillah ujan nya reda dan bus nya blom datang. Lumayan lama menanti si bus Bandros ini. Begitu datang kita pun disambut kekecewaan besar. Bus nya ga jalan lagi, karena takut kejebak hujan. Hickssss…. Penonton pun kecewa. Jadi akhirnya kami harus puas dengan berfoto-foto doang.

image

image

image

image

image

image

image

Lumayan lama kami berfoto-foto dan ga mau pulang. Berharap ada keajaiban bus nya mendadak jadi berangkat.

Yang pada mau naik Bandros, mangga ka Taman Kandaga Puspa. Barangkali kalian lebih beruntung. Oh iya hati-hati dengan bawaannya ya, dan ketika foto-foto. Kmaren itu ada yang dijambret kamera nya ketika lagi foto-foto di depan bus.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s