Letting Go It’s The Hardest Thing….

Udah beberapa hari terakhir ini rutinitas di rumah mendadak berubah. Isi rumah mulai berpindah masuk ke dalam kotak. Yup….pindahan rumah tinggal beberapa hari ini.

Aku pun tenggelam ke dalam kesibukan memilah-milah barang dan mengemas-ngemaskan nya. Tapi bersamaan dengan itu, aku juga tenggelam dalam kesedihan.

“Ngapain sedih sih? Lo bukannya senang mau pindah ke rumah baru? Rumah lo sendiri?” celetuk salah seorang sahabat ketika aku berusaha mencurahkan rasa sedihku.

Ya, mungkin beberapa bulan yang lalu, ketika rencana awalnya aku dan mas Met akan pindah berdua ke rumah putih memang aku merasa ga sabar. Tapi kini ceritanya berbeda. Yang pindah bukan cuma 1 keluarga, tapi 3 keluarga yang selama ini bernaung di rumah di rumah papa mama.

Rumah ini udah aku tempati hampir 20 tahun lebih. Semenjak aku masih berseragam putih biru. Aku menghabiskan masa remaja ku di rumah ini. So many memories.

Meski aku pindah kesana kemari semenjak menikah, aku selalu berpikir akan selalu ada rumah mama papa untuk teman-teman lama yang berusaha mencari keberadaanku. Dan sekarang hal itu ga mungkin lagi.

Sedih. Tapi harus belajar untuk ikhlas. Keluar dari zona nyaman yang selama ini mengurung. Letting go it’s the hardest, but I will make it.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s