From The Memory of My Childhood Food

Baru aja nyium sesuatu yang gosong dari arah dapur. Kebetulan di rumah cuma berdua sama mas Met aja, karena pasukan dapur lagi ada pesenan kebab di resepsi pernikahan, dan mama papa Nina lagi ngelayap ke acara ulang tahun salah seorang teman Nina.

Bingung dengan bau gosong, karena aku ga masak apa pun. Aku cuma nanak nasi. Dan tanda “cook” mssih menyala. Artinya kan nasi blom mateng. Kemudian aku teringat, kalo si rice cooker ini suka bertingkah ajaib. Suka ga mau pindah ke tanda “warm”. Jangan jangan…….

Aku buka tutup rice cooker, terlihat nasi bagian atas udah matang dan bagian bawahnya gosong. Hahahahaha Buru-buru aku pindahin nasi yang ga gosong ke tempat nasi untuk dihidangkan si meja makan, sementara yang gosong aku taro di piring, tabur garam, dan siap disantap jadi cemilan sambil nonton final masterchef bentar lagi.

image

Ngomongin nasi gosong alias kerak nasi ini sedikit membawa ku ke masa kecil. Duluuuu sekali ketika tinggal di Canada, aku terbiasa menyantap kerak nasi seperti malam ini. Kenapa? Karena saat itu mama kalo nanak nasi pake panci, ga ada rice cooker, dan selalu aja ada kerak nya. Daripada mubazir ya kami makan lah. Nikmat juga kok.

Salam gosong,

Dian

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s